Tuesday, July 12, 2005

hemat cermat bersahaja

Sudah sejak dulu aku risau melihat gaya berpakaian para pejabat (dan penjahat kerah putih) di negara kita ini.

Udah jelas-jelas negara kita ini negara tropis dengan sinar matahari yang maha kaya, dengan terik panas yang membara... tapi kok sukanya pakai jas yang tebal2 dan mahal2. sukanya pakai dasi yang gak jelas fungsinya untuk apa kecuali untuk mencekik leher?

Untunglah -walaupun terlambat-, presiden dengan wakil presiden (yang gayanya kayak presiden itu), mencanangkan gerakan hidup hemat (energi), termasuk hemat berbusana.
untuk yang satu ini aku setuju sekale! Dasi itu untuk apa seh?? Dipikir-pikir kita ini kaum pria harusnya malu pakai dasi. ... sebab, ujungnya dasi yang menjuntai itu bisa menggapai keperkasaan pria yang sedang lunglai di bawahnya...

Terus kemudian, gaya berpakaian para pejabat pemegang kekuasaan mulai dari level kepala daerah (gubernur, bupati, walikota) sampai kepala desa, bajunya digantoli medali, emblem, bros, wing, jengkol, petai, dan segala macam atribut yang sungguh bikin pusing kepala melihatnya.. katanya supremasi sipil? tapi kok niru-niru militer pake atribut2 penunjuk kekuasaan?

Saturday, July 02, 2005

pengangguran terselubung

udah hampir 2 minggu aku ijin gak masuk kantor untuk urusan yang diada-adakan.
Mengingat profil tempat ku bertugas susah transportasi, maka waktu lebih lama dipakai hanya untu menunggu jadwal kapal ntuk kembali pulang ke kampung halaman.

karena tempat bertugasku adalah yang mengurusi ketenagakerjaan dan transmigrasi, rasanya aku juga harus merasakan gimana ritme hidup seorang pengangguran, yang jumlahnya masih bertimbun-timbun di daerahku.