Wednesday, September 24, 2008

ada pelangi di langit indonesia

bagi saya pribadi, ada dua hal yang mendesak yang perlu diatasi bersama-sama jika negara kita ini ingin keluar dari kubangan krisis. Pertama, mengentaskan praktik korupsi. bukan hanya kemiskinan yang perlu dientaskan dari muka bumi indonesia, tapi praktik-praktik korupsi juga. Kedua, memprioritaskan pendidikan. Kedua isu ini perlahan-lahan sudah menunjukkan adanya perbaikan.

Indonesia yang tadinya digolongkan sebagai negara terkorup di dunia, alhamdullilah sudah mulai 'naik kelas'. berita di koran (salah satunya di sini) memberikan harapan dan angin segar bahwa praktik korupsi sudah mulai berkurang. Indeks persepsi korupsi (IPK -kayak kuliah aja) naik peringkat. tadinya kita tak yakin apa mantan menteri, mantan kepala daerah, mantan pejabat2 lainnya bisa diadili karena korupsi. sekarang hampir setiap hari beritanya ya pemeriksaan dan pengadilan bagi pejabat-pejabat tinggi itu tadi. sudah ada terobosan walaupun belum sempurna. tadinya pejabat-pejabat (dan pengusaha) bergelimang harta yang diperoleh tidak wajar tapi di mata masyarakat menjadi wajar (karena asumsinya, memegang jabatan tentu saja banyak uang), sekarang berubah persepsinya. masyarakat lebih kritis mempertanyakan darimana asal-muasal kekayaan seorang pejabat publik. birokrat menjadi lebih berhati-hati, rekanan menjadi senang karena gak perlu keluar extra-cost macam-macam.

Kedua, anggaran sektor pendidikan sudah mencapai 20%. gaji guru dan dosen naik dengan harapan kualitas mengajarnya pun semakin bagus. dengan harapan guru dan dosen gak ngobyek sana ngobyek sini. dengan harapan guru-guru gak maksa murid membeli seragam dan buku sekolah. terus, ada banyak sekali beasiswa bagi guru dan dosen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Ada buku bagus yang ingin sekali saya baca. judulnya 'laskar pelangi', tentang pendidikan di pulau belitong. bentar lagi juga filmnya beredar di bioskop. besar harapan saya, film ini akan mentrigger dan memberikan inspirasi bagi guru dan murid supaya tambah semangat dalam mengajar dan belajar.

Wednesday, August 06, 2008

membangun natuna dari titik nol (3)


3 foto yang saya pampang di blog ini diambil 5 tahun yang lalu, saat awal2 saya mulai bekerja dan tinggal di ranai. sengaja saya bela-belain beli kamera digital untuk merekam situasi ketika saya menginjakkan kaki di laut sakti rantau bertuah ini.

banyak orang, termasuk saya, yang memimpikan natuna dapat maju lebih pesat lagi jika kita dapat secara bersama-sama memberantas korupsi dan memberangus peredaran narkoba.
jika uang negara (uang rakyat?) dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemajuan natuna, bukan untuk kekayaan segelintir pejabat dan rekanan-pengusaha, maka natuna bisa menjadi kabupaten terdepan di indonesia.

dengan angka APBD yang fantastis, tentu kita berharap pembangunan daerah yang fantastis juga kan? jangan sampai malah ada beberapa gelintir orang yang fantastis menjadi kaya raya karena memainkan uang2 APBD, sementara yang lain mendapat tetesan dan ampasnya saja.

membangun natuna dari titik nol (2)


tapi apa yang terjadi pada saat-saat pertama saya berdinas di ranai? saya hampir menangis.
aduh bagaikan terlempar jauh ke belakang. tidak bisa pakai hp. tidak ada internet. komunikasi mahal, transportasi susah sekali. barang2 kebutuhan sering tidak ada di pasaran. tidak ada mal, tidak ada keramaian. tidak ada tempat yang dituju selain pantai stress lagi pantai stress lagi. jadi stress beneran...dan penderitaan saya menjadi lengkap ketika ditempatkan di dinas yang saya tidak suka. since i believe they put wrong man in the wrong place. walaupun keberadaan kantor tersebut sangatlah dibutuhkan bagi perkembangan natuna, tapi tidak sesuai dengan latarbelakang, pengalaman dan interest saya.

penderitaan saya menjadi bertambah karena kalah bersaing dengan teman sejawat di kantor saya yang jago lobby kiri kanan atas bawah. sehingga membuat saya hanya bisa melongo setiap hari datang ke kantor tidak jelas harus berbuat apa, sebab semua kegiatan yang ada kode proyek sudah ditanganinya. sehingga saya akhirnya nekat melamar beasiswa dan alhamdullihah diterima.

tapi pelan-pelan rasa senang muncul. 4 bulan pertama di ranai, ternyata sinyal hp sudah bisa beroperasi. jalan-jalan perlahan sudah banyak yang diaspal. transportasi ke luar ranai dibenahi, pesawat hampir setiap hari mondar-mandir ke ranai. ruko-ruko sudah banyak dibangun (walaupun banyak yang tak berlistrik), rumah-rumah nan cantik dan banyak pula yang mewah pun sudah mulai menjamur. barang2 sudah tidak begitu mahal lagi. jalan2 sudah mulai sempit dengan banyaknya mobil2 yang berkeliaran. rasanya senang.

membangun natuna dari titik nol


ada beberapa alasan kenapa saya memutuskan berhenti bekerja di jakarta (dengan gaji yang lumayan besar) kemudian pindah ke ranai, natuna hanya untuk menjadi seorang pegawai negeri.
alasan pertama adalah keluarga. almost all my siblings are not staying-close with our parents. bapak dan ibu saya cuma berdua di sana. tidak ada anak2nya yang tinggal di ranai .

alasan kedua, saya tidak melihat adanya karir yang cemerlang jika bertahan di tempat kerja saya yang lama. sampai tua pun tetap akan bekerja untuk perusahaan. lagian, saya tidak rela membuang waktu berjam-jam gara-gara terkena macet di jakarta. jadi saya pindah ke tempat yang menjanjikan karir dan yang bekerja bukan untuk perusahaan, tapi untuk negara (???). dan pindah ke tempat yang gak ada macet sama sekali.

alasan ketiga, adalah masalah kesempatan. kesempatan untuk mendapatkan beasiswa lebih besar jika kita apply dari daerah. mereka (si pemberi beasiswa itu) akan terenyuh melihat calon mahasiswa yang berasal dari daerah antah-berantah.

alasan keempat, saya ingin sekali melihat perkembangan suatu daerah dari nol. dari mulai tidak ada apa-apanya. rasanya, ada kepuasan bathin jika kita melihat dan merasakan daerah yang semula tidak ada apa-apanya (mudah-mudahan) berubah ke arah yang lebih maju lagi. dan kita tinggal di situ serta memberikan kontribusi walaupun cuma sedikit dalam kemajuan itu.

Sunday, August 03, 2008

agustusan di canberra

kemeriahan agustus sudah melanda canberra sejak dari akhir bulan juli. karena waktu luang yang terbatas, maka acara2 diadakan secara berangsur-angsur pada weekend sabtu dan minggu. dimulai dari minggu lalu, masyarakat indonesia di canberra sudah melakukan pertandingan tenis lapangan dan fun-games di lapangan dalam lingkungan kampus ANU.
ini ada beberapa foto...


balap karung - karungnya kekecilan













makan kerupuk - kerupuknya mahal bo!













tarik tambang - talinya licin sekali...














tapi, justru di situlah kemeriahannya...

Monday, July 28, 2008

senangnya untuk tidak korupsi

aduh, sebelumnya maaf ya jika ada yang bosan dengan topik korupsi ini. tapi kayaknya tulisan ini 'terpaksa' untuk merespons atau menanggapi komentar beberapa orang kawan.

sebenarnya jika kita menjalankan tata pemerintahan yang baik dan benar (istilah kerennya 'good governance'), sulit bagi kita untuk berbuat korup. keadaan sekarang malah sebaliknya, susah bagi kita untuk tidak korup.

yang paling gampang untuk tidak korup adalah jangan menerima pemberian dari orang lain, apalagi jika kita curiga ini ada kaitannya dengan jabatan yang kita punya. atau pemberian tersebut dari uang haram. memang sangat tidak mudah untuk menolak pemberian orang. apalagi kalau menolak amplop yang tebal2. tapi begitu kita dapat menolaknya, mudah2an ke depannya lebih gampang menolak. saya pernah mengembalikan duit 1 juta yang dikasih rekan sejawat saya ketika saya hendak berangkat sekolah. dan saya tahu itu adalah tetesan2 dari duit yang tidak jelas. saya kembalikan amplopnya (lewat orang lain, karena belum berani kembalikan sendiri). mungkin dia pikir saya muna-fik dan sok suci atau uangnya kurang banyak atau gengsi -masak cuma sejuta?. tapi saya puas.

kemudian cara lain yang gampang untuk tidak korup adalah jangan menyengsarakan orang dengan memungut atau meminta uang2 yang tidak jelas. in short, jangan pungli terkait jabatan kita. konsekwensinya pasti ada. jika kita menyetor uang pungli ke atasan kita, alamat kita bakal dibuang ke tempat kering. jangan khawatir. tapi jika atasan kita orangnya lurus, dia pasti akan mendukung kita habis2an. pasti ada rekan2 sekantor yang mengira kita menikmati uang pungli tersebut. biarkan saja...

cara lain apa ya? banyak sekali. tapi satu yang pasti. berbuat lebih susah daripada mengamalkannya. alias, lebih gampang mengucapkan daripada melaksanakan. sebab, konsekwensi yang kita dapat seringkali pahit dan tidak menyenangkan. 'tidak dipercaya' mengurus proyek, 'tidak dipercaya' memegang jabatan yang ada duitnya dan dianggap duri yang harus disingkirkan. kebalik kan?

Wednesday, July 16, 2008

susahnya untuk tidak korupsi

mengucapkan slogan dan semboyan berantas korupsi tidaklah susah.
menasehati teman, relasi, saudara mara untuk tidak korupsi memang mudah.
tapi korupsi telah merasuk sedemikian rupa ke tingkah laku dan tabiat manusia indonesia.
sehingga ianya menjadi kebiasaan. dan hampir saja menjadi adat istiadat bangsa ini.

orang yang 'melanggar' adat-istiadat menjadi terasing di masyarakatnya sendiri.
orang yang mempunyai kebiasaan yang tidak sama dengan masyarakat sekitarnya dianggap aneh.

begitu juga korupsi.
anggap saja kita berada dalam sistem birokrasi yang korup.
berbuat korup adalah hal yang biasa.
tidak mau korup adalah hal yang luar biasa.
konsekwensinya, kita akan dicap pelit, sok-suci dan kaku.
lingkungan sekitar kita yang akan men-cap stigma seperti itu.

misalkan saja, kita adalah pemimpin kegiatan atau pimpro atau bendahara ataupun bos yang punya kuasa menggunakan uang negara (uang daerah). misalkan saja loh...

lingkungan menganggap kita ikut menikmati (atau kecipratan) uang negara yang kita kelola itu.
bawahan menagih untuk ditraktir makan-makan. sedikit uang untuk lebaran.
atasan menuntut 'setoran'.

tidak dikasih ke kanan-kiri, atas-bawah? -lingkungan akan menganggap kita pelit dan mansur (alias makan surang alias uangnya diembat sendirian). walaupun kita memang benar2 tak dapat apa2, mereka tak peduli.
tidak menerima komisi dari rekanan proyek? -rekanan akan mengira kita ingin uang yang lebih besar lagi. dan lebih besar lagi. mereka akan tetap berusaha memberi kita, otherwise kita akan mendapat masalah.

tidak dikasih ke kanan-kiri, atas-bawah? -lingkungan akan menganggap kita sok-suci, sok pahlawan, sok bersih dan bisa jadi mengganggap kita hipokrit alias munafik.
tidak menerima komisi dari rekanan proyek? -rekanan akan memberi pada teman, saudara, ataupun keluarga kita, karena mereka anggap komisi adalah utang.

tidak dikasih ke kanan-kiri, atas-bawah? -lingkungan akan menganggap kita orang yang kaku pada aturan, kaku pada pasal2 kegiatan, kaku pada pertanggungjawaban keuangan.
tidak menerima komisi dari rekanan proyek? -kita tidak bisa memberi kiri-kanan atas-bawah, dan akibatnya pekerjaan kita bagaimanapun lurusnya, akan dicari-cari kesalahan. tanpa kita mendapat perlindungan dan pembelaan dari siapa2.

begitulah susahnya untuk tidak korupsi di indonesia.

Tuesday, July 08, 2008

korupsi berjamaah

wah, rasanya kemaren saya pernah berjanji (pada diri sendiri) untuk membuat tulisan berdasarkan puisinya taufiq ismail. tapi, baru sempat terlaksana sekarang. itu puisi tentang korupsi berjamaah.

Indonesia adalah negara paling korup di dunia. sementara di sisi lain, mayoritas penduduk indonesia adalah muslim. thus, kesimpulannya...muslim2 indonesia adalah yang paling korup se-dunia? benarkah? taufiq ismail secara lugas 'membedah' masalah ini lewat puisinya.

bahwa, sejatinya...kita telah melakukan korupsi bersama-sama. berjamaah. ada 'imannya'. ada 'ma'munya'. pemimpinnya korup, rakyatnya juga. dibungkus dengan macam2 cara. uang korupsi dipakai untuk macam2 keperluan. ada yang untuk naik haji, ada yang untuk berjudi. ada yang untuk makan anak-istri, ada yang dipakai memuaskan diri sendiri.

uang panas disumbang ke masjid. dikiranya akan membersihkan (sedikit) dosanya.
koruptor naik haji dari uang komisi 10 percent. dikiranya rekanan (kontraktor) berbaik hati mengongkosi mereka naik haji.
uang suap dipakai untuk mentraktir orang2. biar mereka dikira sebagai orang dermawan yang baik hati lagi berbudi pekerti.

duh...apakah korupsi ini memang tabiat kita ya? sudah mendarah daging, sudah menjadi tradisi? saling memberi memang perbuatan terpuji. tapi kalau pemberian itu dari hasil sunat-menyunat uang proyek, mengorbankan mutu kegiatan, apakah pantas disebut terpuji? masyarakat biasa sebagai pemakai proyek yang bersumberkan keuangan negara (dan daerah) tentu saja merasa terzalimi.

seharusnya dibangun jalan yang bagus dan tahan bertahun2, baru juga diresmikan sudah berlobang2...
seharusnya dibangun sekolah dengan 5 lokal, cuma terbangun 4.
seharusnya dan seharusnya....tapi kenyataanya beda.

Thursday, July 03, 2008

beasiswa ke australia (3)

ini tulisan yang terakhir tentang beasiswa ADS.

dulu, karena belum pernah ada PNS Natuna yang apply ke ADS. saya pakai jalur singkat.
tandatangan atasan di formulir adalah kepala dinas saya. dan surat menyurat kebanyakan memang tandatangan kepala dinas. lebih cepat dan singkat daripada harus bolak-balik ke kantor bupati. setelah dinyatakan resmi menerima beasiswa ADS dan harus mengurus izin tugas belajar, maka mau gak mau saya berurusan dengan kantor bupati (memang lebih lama dan agak berbelit2). ADS sendiri tidak begitu peduli dengan masalah birokrasi ini. sepanjang ada izin dari atasan, ya sudah.

tapi, mudah2an sekarang sistemnya sudah terbangun. bagian UP bisa membantu teman2 sejak dari awal.

beasiswa ke australia (2)

jika teman2 merasa telah memenuhi syarat administrasi (terutama untuk Indeks prestasi atau IP), syarat yang kedua adalah modal keberanian dan nekat.

bahasa inggris memang perlu, tapi jangan nunggu sampai bahasa inggris kita perfect baru kita apply beasiswa ini. kelamaan. bisa disambar orang. saya pikir setiap sarjana S-1 pasti sudah mendapatkan bekal bahasa inggris, betapapun hancurnya itu. no worries. jangan takut. ADS lebih fleksibel dalam masalah nilai TOEFL atau IELTS. mereka tidak membutuhkan standar yang tinggi dan TOEFL nya juga gak musti TOEFL international atau institutional. yang ecek2 juga bisa.

di jakarta (di batam ada juga kali??) banyak lembaga pendidikan bahasa inggris (seperti LIA, Gramedia, english first) mengadakan tes TOEFL yang tesnya bisa kapan saja dan hasilnya bisa ditunggu. iklannya di koran2 banyak banget.

asal memenuhi syarat minimal, aplikan (pelamar) yang berhasil lolos tes wawancara, akan di tes lagi bahasa inggrisnya (IELTS). skor IELTS akan mempengaruhi berapa lama kita menghabiskan waktu untuk les persiapan bahasa inggris di jakarta atau bali. banyak teman2 saya yang bahasa inggrisnya pas-pasan berhasil lulus dan ikut les selama 9 bulan. jadi sekali lagi, jangan khawatir.

apa yang kita isi di lembar formulir pendaftaran beasiswa biasanya sangat menentukan penilaian apakah kita benar2 layak dapat beasiswa atau tidak. bagi teman2 yang minat mau ikut, bisa nanya2 ke saya, gimana caranya isi formulir ADS ini. moga2 bisa membantu.

beasiswa ke australia (1)

khusus untuk teman2 yang punya niat mau dapat beasiswa studi ke australia (OZ).

Perasaan saya, hanya oz yang 'murah hati' memberikan beasiswa kepada pemuda-i indonesia. setiap tahun paling tidak ada 300 lowongan beasiswa. sebagian besar untuk program master.

tahun ini, lowongan untuk mendapatkan beasiswa dibuka kembali. untuk detailnya bisa dilihat di wesbsite ADS . ADS setia setiap tahun memberikan beasiswa dengan persyaratan yang kurang lebih sama.

beasiswa ADS menyasar (sasarannya) terutama untuk PNS dan karyawan yang bekerja di kota2 kecil dan pedalaman. walaupun mereka concern dengan indonesia bagian timur, tapi banyak juga teman2 dari pulau2 dan kota2 kecil di sumatera dan kalimantan.

yang paling mereka sukai adalah: PNS, wanita, dari pedalaman dan syukur2 punya minat dan skill khusus. Alasannya: yah karena memang sedikit banget untuk kategori ini yang mengenyam pendidikan ke luar negeri.
yang paling tidak mereka sukai adalah: karyawan swasta, pria, dan kerja di Jakarta. Alasannya: yah udah banyak banget bo!

jadi teman2 di natuna punya peluang besar untuk mendapatkan beasiswa ADS ini. Maaf nih..tapi terutama untuk yang pegawai negeri. untuk non-PNS, juga punya kesempatan lebar jika bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. misalnya aktivis LSM atau NGO bidang perikanan. something like that lah...

tulisan kedua saya akan berisikan tips dan trik mendapatkan beasiswa ADS.

Wednesday, June 25, 2008

kabupaten baru, masalah baru?

akhirnya, kabupaten natuna yang baru dibentuk 9 tahun lalu pun mekar sudah. saudara2 dari tiga pulau besar di barat (siantan, jemaja dan palmatak) memisahkan diri bernaung menjadi kabupaten kepulauan anambas. selamat diucapkan.

ada tiga perkara yang saya rasa kudu alias urgent alias mendesak untuk dibenahi, agar kabupaten baru ini segera bisa berjalan.

pertama, masalah ibukota. saya baca di koran, letak ibukota disepakati di tarempa. what? gak salah nih... sering kalau saya naik kapal dan singgah di tarempa, saya turun dari kapal dan berjalan2 sebentar di tarempa: kota pelabuhan yang ramai dan maju. tapi sempit. gunung dibelakang, laut di depan. jalan-jalannya tidak bisa dilalui mobil. tentu saja untuk ukuran sebuah ibukota kabupaten, tarempa lama tidaklah memadai. mudah2an memang ada tanah datar yang cukup luas di pulau itu, yang bisa dibangun sebuah kota baru. dan tentu saja masalah keberatan dari masyarakat di pulau besar lainnya (jemaja dan palmatak) harus benar2 diperhatikan. otherwise, konflik ibukota akan berkepanjangan seperti yang terjadi di daik lingga.

kedua, masalah siapa yang mau ngurusi kabupaten baru ini. pekerjaan yang sangat2 berat dan harus dilakoni dengan sungguh2. karena membangun sebuah kabupaten baru, ibarat membangun dari nol. untuk kepala pemerintahan daerah, tentu saja banyak yang bersedia. tapi bagaimana dengan birokrat2 lapis tengah dan lapis bawahnya. kalaupun ada yang mau, butuh waktu untuk mereka menjadi handal, dan mudah2an tidak menjadi korup.

ketiga, masalah hubungan dengan kabupaten lama (natuna). alasan utama yang formal untuk memisahkan diri dari kabupaten induk adalah karena rentang jarak yang sangat jauh. alasan lain yang sangat penting tapi jarang diomongkan adalah karena ladang gas bumi yang sudah beroperasi letaknya di anambas (tepatnya di pal matak). anambas pisah berarti sumber dana natuna akan berkurang. karena natuna bukan daerah penghasil lagi.

jangan sampai kejadian pisah memisah ini terjadi lagi sampai ke level paling bawah. maksud saya, ibukota di tarempa tentu saja tidak memuaskan masyarakat yang ada di palmatak. terus, masyarakat palmatak minta memisahkan diri dari kabupaten anambas. mereka ingin membentuk kabupaten palmatak. kabupaten anambas induk gigit jari. begitu seterusnya.... dan kita lupa untuk membangun...

Monday, June 09, 2008

mungkin saya sendiri juga maling

ini saya cuplikan puisinya Taufiq Ismail "mungkin sekali saya sendiri juga maling".
tentang korupsi di tanah air. puisinya panjang, saya ambil bagian yang menarik hati...untuk komentar dari saya, entar nanti ya...

....

Lihatlah para maling itu kini mencuri secara berjamaah.
Mereka bersaf-saf berdiri rapat, teratur berdisiplin dan betapa khusyu'.

Begitu rapatnya mereka berdiri susah engkau menembusnya.

Begitu sistematiknya prosedurnya tak mungkin engkau menyabotnya.

Begitu khusyu'nya, engkau kira mereka beribadah.
Kemudian kita bertanya, mungkinkah ada maling yang istiqamah?

Lihatlah jumlah mereka, berpuluh tahun lamanya,

membentang dari depan sampai ke belakang, melimpah

dari atas sampai ke bawah, tambah merambah panjang
deretan saf jamaah.

Jamaah ini lintas agama, lintas suku dan lintas jenis kelamin.
Bagaimana melawan maling yang mencuri secara berjamaah?

Bagaimana menangkap maling yang prosedur
pencuriannya malah dilindungi
dari atas sampai ke bawah?

Dan yang melindungi mereka, ternyata, bagian juga dari yang pegang senjata
dan yang memerintah.

Bagaimana ini?
Tangan kiri jamaah ini menandatangani disposisi MOU dan MUO (Mark Up Operation),

tangan kanannya membuat yayasan beasiswa, asrama yatim piatu dan sekolahan.

Kaki kiri jamaah ini mengais-ngais upeti ke sana ke
mari,
kaki kanannya bersedekah, pergi umrah dan naik haji.

Otak kirinya merancang prosentasi komisi dan pemotongan anggaran,
otak kanannya berzakat harta, bertaubat nasuha dan memohon ampunan Tuhan.

Bagaimana caranya melawan maling begini yang mencuri secara berjamaah?

Jamaahnya kukuh seperti diding keraton,

tak mempan dihantam gempa dan banjir bandang,

malahan mereka juru tafsir peraturan dan merancang undang-undang,
penegak hukum sekaligus penggoyang hukum, berfungsi bergantian.

....



Tuesday, June 03, 2008

korupsi dan narkoba

korupsi dan narkoba hampir serupa.

dua-duanya nikmat.
tapi, dua-duanya merusak.
dan dua-duanya cepat sekali menular...bagaikan wabah penyakit.

ada anekdot,
dulu di jaman orde baru, korupsi terjadi di atas meja.
sekarang jaman reformasi, meja-mejanya sekalian di korupsi.
dulu hanya pejabat pusat yang korup.
sekarang pejabat daerah sampai staf2nya pun korupsi.
korupsi telah ter-desentralisasi dengan sempurna.

begitu juga narkoba.
jika dulu adalah barang mewah yang hanya dikonsumsi di kota-kota besar.
sekarang sudah menjalar sampai anak2 sekolah.
merasuk ke kampung-kampung.
mengakar ke mana-mana.

sehingga agaknya, suatu daerah bisa dikategorikan sebagai kota yang berkembang, jika narkoba sudah menjadi barang dagangan...otherwise, daerah itu adalah daerah terbelakang.

bermegah megah dalam beribadah

apakah ada korelasi positif antara masjid yang megah dengan penduduk yang taat beribadah?
pertanyaan ini menjadi semakin mendesak di kala hidup kebanyakan orang tertatih-tatih membeli bensin untuk kendaraan, membeli lauk untuk dimakan, membeli baju untuk dipakai.

kalau yang menjawab tidak ada hubungan akan menggugat: apakah tidak lebih baik uang yang berkarung2 untuk membangun masjid digunakan membantu rakyat yang tertatih-tatih itu? beri mereka bantuan kredit super lunak, gairahkan usaha ekonomi kecil dan menengah, naikkan gaji aparat sehingga tidak menerima suap, thus rakyat akan menjadi semakin sejahtera. dan mereka bisa membangun mesjid sendiri tanpa meminta-minta. tidak perlu membangun satu masjid yang bagaikan istana, tapi bangunlah masjid di mana-mana.

kalau yang mendukung akan membela: rakyat tidak lah begitu lapar, mereka masih bisa menjalani hidup seperti biasa. yang tidak kita punya adalah satu tempat beribadah yang dapat memberikan kebanggaan bagi penduduk semua. penduduk bangga, mereka akan berduyun-duyun datang meramaikan tempat yang mereka banggakan itu. masjid nan kokoh pertanda rakyat yang religius. masjid yang maha besar akan dapat menampung semua penduduk beribadah di dalamnya.

di ranai, tempat saya bertugas telah mulai juga dibangun masjid indah na megah. anggaran daerah sangatlah besar sehingga bisa mencover dua hal sekaligus. bisa membangun islamic center yang terpadu dan bisa pula menyokong ekonomi kerakyatan.

[bisa di lihat di blog teman saya eko untuk foto masjid atau ramonzha untuk rencana pembangunan Gerbang Utara ku]

tapi tetap pertanyaan ini mengusik saya: apakah masjid yang megah berpengaruh terhadap ketaatan penduduk beribadah?

Sunday, May 25, 2008

densus 88

sudah lama kita tidak mendengar dan melihat lagi bom meletup di tanah air. dengan demikian tugas detasemen khusus polri (yang keren di sebut Densus 88) jadi berkurang dong? secara kasus2 terorisme sudah menurun drastis, jadi apa yang bisa dikerjakan densus 88? masak latihan dan latihan mulu? pasukan super elit polisi ini sangatlah terlatih dan terampil. jika mereka tidak diasah, disayangkan ketrampilan mereka akan menumpul.

disinilah kreatifitas bermula.
densus 88 turut berperan dalam menyukseskan ujian akhir anak2 sekolah tahun 2008 ini. untuk mencegah kebocoran soal, maka pasukan polri ini berperan aktif. hmmm....? terus, densus 88 menemukan ahli blue energy (energy alternatif) yang hilang berhari2 di rumah sakit di Madiun. konon katanya atas perintah presiden. semakin kreatif.

kenapa gak mengirimkan beberapa orang saja personel Densus 88 ke kampus2 yang suka demo. tangkap provokatornya, tangkap biang keladinya, dan tangkap juga mahasiswa yang merangkap jadi pengedar ganja? pasti kerja densus ini lebih rapi dan efisien daripada polisi2 muda yang emosian (sama kayak mahasiswa juga) tanpa harus merusak fasilitas2 kampus yang gak perlu dirusak?

bahan bakar fosil

jumat kemaren (23/5), karena bensin di mobil udah sekarat, terpaksa aku isi bensin. dan gudabrak! hari itu harganya tiba2 melejit. biasanya $A 1,40 per liter, naik jadi $A 1,55 (sekitar Rp. 16 rebu). aku gak punya pilihan lain, selain harus isi. rupanya, harga minyak dunia dah melambung tinggi. petrol segala macam jenis juga naik drastis.

di tanah air, pemerintah RI susah payah menaikkan harga BBM. di canberra sini, harga BBM sangatlah liar, naik turun setiap jam. harga BBM untuk pagi, siang dan malam hari bisa berubah2.
kita harus berani dan pintar2 menebak trend harga BBM. begitu harga turun, langsung kita isi fuel tank. tapi kalau harganya gak turun2 yah gimana dong?

yang membuat banyak orang kesal dengan kenaikan BBM di Indonesia adalah karena Indonesia itu termasuk negara OPEC, alias peng ekspor minyak mentah dunia. kalau harga minyak naik, thus pasti lah negara kita banyak untungnya. tapi kenapa buntung terus ya? karena kita meng impor minyak. aneh juga... negara OPEC kok impor minyak. itu lah sebabnya SBY-JK berpikir untuk keluar saja dari OPEC. jika pertamina dibuat lebih transparan dan kontrak2 perusahaan tambang (asing dan domestik) di review ulang, niscaya negara kita gemah ripah melimpah ruah...

Wednesday, May 14, 2008

re-birth

karena jarang nge blog, saya jadi lupa user name dan password mana yang saya pakai untuk blogger ini. akhirnya setelah mencoba beberapa kombinasi, bisa juga deh akses kembali ke blogger. jadi semangat kembali karena teman2 di natuna ternyata sudah punya natuna bloggers fan club. di sana sudah bisa akses internet kembali setelah sempat mati suri bertahun2....

ditambah sekarang saya bisa ngenet dari rumah. gak musti dari kampus.
setelah sempat bingung nyari provider internet yang gak pake kontrak, akhirnya saya pakai '3'. tapi tetap aja bayar $30 dengan jatah 3 GB selama 30 hari. yang lainnya lebih parah. masak kita harus sign kontrak pemakaian selama 12 atau 24 bulan? dan segala macam syarat yang menyusahkan untuk kaum pendatang seperti saya ini...

kemaren salah satu dari HP kami bermasalah. mau beli hp baru di canberra susah juga ternyata. karena hampir semua hand-set HP sudah ada kartu GSM nya. jadi sudah dilock untuk provider tertentu. dan lagi2 dengan sistem kontrak. HPnya gratis, tapi kita kudu bayar sekian dolar sebulan selama 12 atau 24 bulan. gak fleksibel seperti di tanah air.