Thursday, July 03, 2008

beasiswa ke australia (2)

jika teman2 merasa telah memenuhi syarat administrasi (terutama untuk Indeks prestasi atau IP), syarat yang kedua adalah modal keberanian dan nekat.

bahasa inggris memang perlu, tapi jangan nunggu sampai bahasa inggris kita perfect baru kita apply beasiswa ini. kelamaan. bisa disambar orang. saya pikir setiap sarjana S-1 pasti sudah mendapatkan bekal bahasa inggris, betapapun hancurnya itu. no worries. jangan takut. ADS lebih fleksibel dalam masalah nilai TOEFL atau IELTS. mereka tidak membutuhkan standar yang tinggi dan TOEFL nya juga gak musti TOEFL international atau institutional. yang ecek2 juga bisa.

di jakarta (di batam ada juga kali??) banyak lembaga pendidikan bahasa inggris (seperti LIA, Gramedia, english first) mengadakan tes TOEFL yang tesnya bisa kapan saja dan hasilnya bisa ditunggu. iklannya di koran2 banyak banget.

asal memenuhi syarat minimal, aplikan (pelamar) yang berhasil lolos tes wawancara, akan di tes lagi bahasa inggrisnya (IELTS). skor IELTS akan mempengaruhi berapa lama kita menghabiskan waktu untuk les persiapan bahasa inggris di jakarta atau bali. banyak teman2 saya yang bahasa inggrisnya pas-pasan berhasil lulus dan ikut les selama 9 bulan. jadi sekali lagi, jangan khawatir.

apa yang kita isi di lembar formulir pendaftaran beasiswa biasanya sangat menentukan penilaian apakah kita benar2 layak dapat beasiswa atau tidak. bagi teman2 yang minat mau ikut, bisa nanya2 ke saya, gimana caranya isi formulir ADS ini. moga2 bisa membantu.

No comments: