Tuesday, July 08, 2008

korupsi berjamaah

wah, rasanya kemaren saya pernah berjanji (pada diri sendiri) untuk membuat tulisan berdasarkan puisinya taufiq ismail. tapi, baru sempat terlaksana sekarang. itu puisi tentang korupsi berjamaah.

Indonesia adalah negara paling korup di dunia. sementara di sisi lain, mayoritas penduduk indonesia adalah muslim. thus, kesimpulannya...muslim2 indonesia adalah yang paling korup se-dunia? benarkah? taufiq ismail secara lugas 'membedah' masalah ini lewat puisinya.

bahwa, sejatinya...kita telah melakukan korupsi bersama-sama. berjamaah. ada 'imannya'. ada 'ma'munya'. pemimpinnya korup, rakyatnya juga. dibungkus dengan macam2 cara. uang korupsi dipakai untuk macam2 keperluan. ada yang untuk naik haji, ada yang untuk berjudi. ada yang untuk makan anak-istri, ada yang dipakai memuaskan diri sendiri.

uang panas disumbang ke masjid. dikiranya akan membersihkan (sedikit) dosanya.
koruptor naik haji dari uang komisi 10 percent. dikiranya rekanan (kontraktor) berbaik hati mengongkosi mereka naik haji.
uang suap dipakai untuk mentraktir orang2. biar mereka dikira sebagai orang dermawan yang baik hati lagi berbudi pekerti.

duh...apakah korupsi ini memang tabiat kita ya? sudah mendarah daging, sudah menjadi tradisi? saling memberi memang perbuatan terpuji. tapi kalau pemberian itu dari hasil sunat-menyunat uang proyek, mengorbankan mutu kegiatan, apakah pantas disebut terpuji? masyarakat biasa sebagai pemakai proyek yang bersumberkan keuangan negara (dan daerah) tentu saja merasa terzalimi.

seharusnya dibangun jalan yang bagus dan tahan bertahun2, baru juga diresmikan sudah berlobang2...
seharusnya dibangun sekolah dengan 5 lokal, cuma terbangun 4.
seharusnya dan seharusnya....tapi kenyataanya beda.

No comments: