Sunday, May 25, 2008

densus 88

sudah lama kita tidak mendengar dan melihat lagi bom meletup di tanah air. dengan demikian tugas detasemen khusus polri (yang keren di sebut Densus 88) jadi berkurang dong? secara kasus2 terorisme sudah menurun drastis, jadi apa yang bisa dikerjakan densus 88? masak latihan dan latihan mulu? pasukan super elit polisi ini sangatlah terlatih dan terampil. jika mereka tidak diasah, disayangkan ketrampilan mereka akan menumpul.

disinilah kreatifitas bermula.
densus 88 turut berperan dalam menyukseskan ujian akhir anak2 sekolah tahun 2008 ini. untuk mencegah kebocoran soal, maka pasukan polri ini berperan aktif. hmmm....? terus, densus 88 menemukan ahli blue energy (energy alternatif) yang hilang berhari2 di rumah sakit di Madiun. konon katanya atas perintah presiden. semakin kreatif.

kenapa gak mengirimkan beberapa orang saja personel Densus 88 ke kampus2 yang suka demo. tangkap provokatornya, tangkap biang keladinya, dan tangkap juga mahasiswa yang merangkap jadi pengedar ganja? pasti kerja densus ini lebih rapi dan efisien daripada polisi2 muda yang emosian (sama kayak mahasiswa juga) tanpa harus merusak fasilitas2 kampus yang gak perlu dirusak?

bahan bakar fosil

jumat kemaren (23/5), karena bensin di mobil udah sekarat, terpaksa aku isi bensin. dan gudabrak! hari itu harganya tiba2 melejit. biasanya $A 1,40 per liter, naik jadi $A 1,55 (sekitar Rp. 16 rebu). aku gak punya pilihan lain, selain harus isi. rupanya, harga minyak dunia dah melambung tinggi. petrol segala macam jenis juga naik drastis.

di tanah air, pemerintah RI susah payah menaikkan harga BBM. di canberra sini, harga BBM sangatlah liar, naik turun setiap jam. harga BBM untuk pagi, siang dan malam hari bisa berubah2.
kita harus berani dan pintar2 menebak trend harga BBM. begitu harga turun, langsung kita isi fuel tank. tapi kalau harganya gak turun2 yah gimana dong?

yang membuat banyak orang kesal dengan kenaikan BBM di Indonesia adalah karena Indonesia itu termasuk negara OPEC, alias peng ekspor minyak mentah dunia. kalau harga minyak naik, thus pasti lah negara kita banyak untungnya. tapi kenapa buntung terus ya? karena kita meng impor minyak. aneh juga... negara OPEC kok impor minyak. itu lah sebabnya SBY-JK berpikir untuk keluar saja dari OPEC. jika pertamina dibuat lebih transparan dan kontrak2 perusahaan tambang (asing dan domestik) di review ulang, niscaya negara kita gemah ripah melimpah ruah...

Wednesday, May 14, 2008

re-birth

karena jarang nge blog, saya jadi lupa user name dan password mana yang saya pakai untuk blogger ini. akhirnya setelah mencoba beberapa kombinasi, bisa juga deh akses kembali ke blogger. jadi semangat kembali karena teman2 di natuna ternyata sudah punya natuna bloggers fan club. di sana sudah bisa akses internet kembali setelah sempat mati suri bertahun2....

ditambah sekarang saya bisa ngenet dari rumah. gak musti dari kampus.
setelah sempat bingung nyari provider internet yang gak pake kontrak, akhirnya saya pakai '3'. tapi tetap aja bayar $30 dengan jatah 3 GB selama 30 hari. yang lainnya lebih parah. masak kita harus sign kontrak pemakaian selama 12 atau 24 bulan? dan segala macam syarat yang menyusahkan untuk kaum pendatang seperti saya ini...

kemaren salah satu dari HP kami bermasalah. mau beli hp baru di canberra susah juga ternyata. karena hampir semua hand-set HP sudah ada kartu GSM nya. jadi sudah dilock untuk provider tertentu. dan lagi2 dengan sistem kontrak. HPnya gratis, tapi kita kudu bayar sekian dolar sebulan selama 12 atau 24 bulan. gak fleksibel seperti di tanah air.